Minggu, 22 Februari 2009

Terobsebsi Merasakan Seks Bagian Tubuh Tertentu

** Kelainan Seksual “Parafilia”
parafilia sebuah kelainan? Kelainan seksual perlu diwaspadai, mengingat misteri kelainan ini menyangkut hal-hal di luar kewajaran orang kebanyakan. Misalnya, kelainan sebagian lelaki yang punya kesukaan menciumi kaki-kaki seksi milik wanita pasangannya. Dia lebih terangsang pada bagian kakinya itu saja. Tanpa menghiraukan bagian pemuas seks yang sebenarnya. Lambat-laun, dia mulai menganggap dirinya tidak lagi normal, bahkan menjijikkan. Sebaliknya, jika dia semakin berpikir hal itu menjijikkan, tanpa sadar dia semakin terangsang dan makin tergila-gila menikmati bagian kaki milik pasangannya itu. Bagaimana dengan Anda?
Masalah ini bukanlah masalah yang umum terjadi. Bila ini terjadi pada Anda, seperti itulah perasaan dan prilaku dari gambaran yang mungkin lebih cocok sebagai manifestasi gangguan seksual yang disebut dengan parafilia, yaitu orang-orang yang terobsesi pada obyek-obyek tertentu, bagian-bagian tubuh atau aktivitas-aktivitas tanpa persetujuan dirinya dan ini merupakan sebuah fokus seksual bagi dirinya sendiri.
Salah satu jenis parafilia disebut “parsialisme” di mana fokus eksklusif berada pada satu bagian tubuh manusia. Namun, untuk dianggap sebagai seorang parafilia, dorongan-dorongan dan perilaku seksual harus menyebabkan tekanan atau kelumpuhan signifikan pada fungsi sosial, pekerjaan atau fungsi-fungsi bidang lainnya. Jika ketertarikan Anda terletak pada kaki para wanita atau pria, bukanlah sebuah fokus eksklusif dari gairah seksual Anda.
Kuat dugaan Anda tidak akan memiliki kualifikasi bagi sebuah diagnosa parsialisme. Namun, jika ketertarikan tersebut menyebabkan tekanan signifikan bagi Anda, mengganggu kehidupan Anda atau membawa Anda pada keinginan untuk mencium kaki para wanita atau pria tanpa persetujuan yang bersangkutan, maka mungkin lebih baik Anda mencari bantuan profesional.
Banyak yang bergantung pada sifat situasi Anda. Jika Anda mencium kaki pasangan Anda selama bercinta dan ia baik-baik saja dengan hal itu atau bahkan menikmatinya, maka tak ada masalah bukan? Kehidupan seks Anda mungkin memiliki sebuah dimensi yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang lain, namun apa salahnya jika Anda dan pasangan Anda sama-sama menerima kenikmatan seksual dan tidak melukai siapapun?
Namun jika gairah-gairah Anda mengganggu hubungan Anda dan pasangan Anda, itu menjadi masalah. Cara-cara di mana gairah Anda dapat mengganggu hubungan Anda berdua mungkin antara lain adalah perasaan bahwa Anda tidak dapat mendiskusikan gairah-gairah tersebut dengan pasangan Anda atau Anda ingin melakukan perilaku-perilaku semacam itu sementara pasangan Anda tidak atau sudah tentu akan menjadi masalah jika Anda mengejar kaki wanita atau pria lain yang akan menjadi sebuah bentuk “selingkuh” terhadap pasangan Anda.
Pilihan terbaik untuk menyelesaikan masalah ini adalah berkonsultasi dengan seorang psikolog atau ahli kesehatan mental lainnya dan mendiskusikan pro-kontra membicarakan topik ini dengan pasangan Anda. Mungkin Anda dapat menggabungkan ketertarikan Anda ke dalam kehidupan seks Anda yang telah ada. Jika hal itu tampak mustahil bagi Anda, seorang ahli terapi dapat membantu Anda memproses dan mencari sebuah solusi bagi dilema tersebut.

0 komentar: