Minggu, 22 Februari 2009

Ukuran Penis Tidak Penting untuk Perempuan & Ereksi Bangun Pagi Menandakan Bugar

sex and penis Bagi pria yang kurang beruntung karena punya ukuran penis yang kecil, sebaiknya tidak berkecil hati, apalagi sampai minder. Meski ukuran penis memang banyak menjadi kebanggaan kaum Adam, ternyata, sesungguhnya bagi perempuan, ukuran penis tidak penting. Berikut ini fakta mengenai laki-laki dan perempuan yang patut Anda ketahui.
Banyak pria yang merasa bangga dengan ukuran penisnya yang besar. Di sisi lain banyak yang mati-matian memperbesar alat vitalnya. Padahal menurut info yang kutip dari Netdoctor, Kamis (18/12), perempuan tidak mementingkan ukuran penis.
Kebanyakan perempuan merasa takut dengan ukuran penis yang terlalu besar. Para perempuan malah lebih sering terpuaskan dengan ukuran alat vital yang standar atau kecil. Hal itu membuat mereka lebih nyaman dan tidak merasa terintimidasi.
Sebagai pengetahuan, panjang lubang vagina rata-rata hanya 7,5 cm. Pada saat merasa terangsang, maksimal ukuran itu berubah menjadi 10 cm.
Ukuran penis pria rata-rata 8,5 cm-10.5 dalam keadaan normal. Sedangkan saat tengah mendapat rangsangan ukurannya bisa berubah menjadi dua kali lipat. Jadi sesungguhnya kekhawatiran laki-laki mengenai ukuran alat vitalnya tak terlalu penting ketika kita membandingkan ukuran lubang vagina dan besarnya penis laki-laki.
Jika ingin memuaskan pasangan, perlakukan dia dengan baik. Hormati dan hargai pasangan Anda. Dan dapatkan hubungan cinta yang luar biasa
Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi seseorang untuk bisa dikatakan dalam kondisi bugar. Salah satu pertanda paling popular dialami pria adalah, ereksi saat bangun pagi. Sebuah penelitian membenarkan memang ada hubungan antara kebugaran dan ereksi waktu bangun pagi.
Seperti hasil program kesehatan usia lanjut di Pusat Gaya Gidup Sehat Thomson Hospital, Singapura. Dimana seorang peserta yang telah berusia 75 tahun, memilih kritera untuk mengukur kebugarannya. Yakni, bangun tiap pagi dengan keadaan penis ereksi.
Ereksi di saat bangun pagi memang umum terjadi pada pria usia remaja dan dewasa. Namun, bagi pria lanjut usia, apalagi yang sudah diakrabi dengan berbagai penyakit yang terkait dengan penuaan seperti hipertensi, diabetes, dan berbagai gangguan kardiovaskuler, memperoleh ereksi bisa jadi adalah suatu perjuangan yang bisa membuat putus asa.
Karena itu, alangkah bahagianya pria berusia 75 tahun tadi bisa selalu ereksi setiap bangun pagi.
Meski umum terjadi, penyebab ereksi di saat bangun pagi pada pria belum diketahui secara pasti. Karena kejadian ereksi itu tidak didahului dengan perangsangan dan didorong oleh nafsu birahi.
Para ahli menduga ereksi tersebut merupakan buah dari berfungsinya seluruh organ tubuh yang bekerja secara optimal di kala kita sedang istirahat, lahir dan batin.
Kemampuan kerja secara optimal itu dengan sendirinya membutuhkan organ-organ yang sehat, aliran darah lancar, dan batin yang tidak tertekan. Satu saja dari ketiga unsur ini tidak terpenuhi, ereksi akan sulit terjadi.
Dr. Cheng Wei Chen, anggota pendiri “International Society of the Study of Aging Male”, Chairman “Thomson Medical Group” dan Ketua Panel Medis Program Kesehatan Usia Lanjut di rumah sakit tersebut, berpendapat bahwa sehat bugar berarti memiliki fungsi tubuh yang sehat dan berenergi.
Kondisi tersebut bisa dicapai dan ditandai dengan:
* Tidur cukup selama kurang lebih delapan jam sehari.
* Makan cukup, tidak berlebihan, berhati-hati dalam memilih makanan.
* Memastikan buang air besar dan kecil secara normal.
* Harus cukup berolahraga.
* Harus cukup istirahat dan rekreasi, menyantaikan pikiran dan tubuh.
* Jika menikah, lakukan hubungan seks yang normal dan sehat.

0 komentar: